Tampilkan postingan dengan label puisi patah hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi patah hati. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Desember 2011

PUISI GALAU part 2

Ada satu yang membuatku sedih
Hatiku teriris pedih
Aku ingin menangis
Kenapa harus menangis

Bermacam perasaan bercampur di dalam jiwa
Gundah gulana mungkin itu yang kurasa
Kecewa dengan semua yang tlah terjadi
Apakah memang begitu

Anganku melayang jauh sekali ke angkasa
Pikiran berbaur dengan perasaan
Sepi……..
Kenapa jadi sepi yang kurasakan

Kenapa keramaian berubah jadi kesuyian
Kenapa semua kawan sepertinya jadi lawan
Kenapa tak ada seorangpun yang perduli
Kanapa semua orang tak menghiraukanku

Aku sendirian… .
Terpenjara dalam kegalauan
Terkurung dalam kesendirian
Terperangkap di lembah tanpa tujuan

Kenapa aku jadi seperti ini
Padahal aku kan gak seperti ini
Kegalauan telah membuntukan pikiran
Telah menjauhkan dari kebenaran

Kenapa perasaan ini harus ada
Adakah jalan untuk ku keluar
Adakah yang kan membantuku keluar dari semua ini
Adakah orang yang perduli padaku

By : Adela Michael Joe

Selasa, 03 Mei 2011

satu hati dua cinta

tak pernah terpikir dalam asaku
kau akan hadir dalam beribu cinta kasihmu
berjuta rasa sayang  kau limpahkan padaku
terhempas aku dalam buaian cintamu

kini aku tersadar dari semua cinta ini
kau bukan hanya miliku
kau hadir untuk dirinya dalam satu hati
aku tak sanggup untuk jalani itu

satu hati dua cinta
kini kau berikan padaku
tanpa kau berfikir bagaimana perasaanku
sekarang biar waktu yang menjawab
karena aku terlanjur mencintaimu

Kamis, 31 Maret 2011

jangan tinggalkan aku

dalam jejak yaang ku ambil
tak ada resah dan gelisah ku alami
dalam setiap bersamamu
tak ada sedih dan gundah ku dapat
selalu aku merasa inilah duniakuan


kini jejakmu mulai terhapus air
air keruh yang mengalir dalam setiap kenangan
kini kau telah pergi
dengan semua kenangan indah yang ku alami
kini kau mulai melupkanku
dengan semua pengorbananku

jangan tinggalkan aku
jangan berlalari menjauhi jejakku
kembalilah sayang
dengan canda tawa kita
kau adalah anugrah terindahku
walau sekarang kau telah hianati aku

Selasa, 29 Maret 2011

puisi selamat tinggal

detik waktu kian memutar
hari hari terasa hampa
angin hanya sebuah bayangan
langkah hanya sebuah pemikiran

teruntukmu yang pergi disana
selamat tinggal sayang
semoga kau selalu bahagia
bahagia dalam semua keadaaan yang kau rasa

selamat tinggal kasih
dalam bayang semu aku terdiam
menatap keindahan wajah yang terpancar
aku akan selalu merindukanmu

selamat tinggal sayang
jaga langkahmu dengan mata indahmu
jaga dirimu dengan langkah elokmu
jaga keinginanmu dengan pemikiran yang positif
jaga semua tentangmu
dengan cinta yang kau pilih

Senin, 21 Maret 2011

puisi cinta yang kalut

dalam lamunan sepi ini
aku terdampar dalam kegelisahan
memikirkan semua tentang dirimu yang kalut
yang tak pernah mengerti semua tentang diriku
hanya ada saat kau sepi dalam kegelisahaan

dalam lamunan yang rumit ini
aku terhanyut dalam kisah tak tentu ini
kisah yang bingung aku cerna
kisah yang tak karuan rasanya
aku terpuruk oleh cintamu

dalam jalan yang terjal ini
aku selalu berjalan dengan sabar
mencoba meluruskan semuanya
tetapi kau tak pernah menghargai
sekarang semua kuserahkan pada angin
pada hari hari yang kian tua
kepada waktu yang bisa menjawab

teruntukmu
yang tak pernah menghargaiku

Minggu, 06 Maret 2011

puisi patah hati

Indahnya janji yang pernah terikrar
Manisnya cinta yang pernah tercipta
Bagaikan mimpi yang tak pernah berakhir
Sejak kau gantung cinta ini

Meski bibir tak mampu berucap
Meski mulut tak mampu berkata
Namun bulan dan bintang telah pahami
Betapa tulus cinta ini untukmu

Jika rindu ini menjenuh kanmu
Jika sayang ini menyakit kanmu
Jika cinta ini membuatmu menjauh
Aku rela engkau membenci cintaku

Bukannya hati ini tak sakit
Bukannya hati ini tak hancur
Bukannya hati ini tak perih
Hanya kepasrahan yang mengiringi

Terimakasih cintaku
Untuk kenangan yang pernah kau beri
Satu ikrar untukmu
Tak akan kumencari pengganti

Rabu, 23 Februari 2011

DOA YANG TERKABUL

Mungkin suatu keajaiban

Belum sebulan tulisan ini

Pertama kali kudengar suaramu kembali

Setelah kucari lebih dari 17 tahun

Dan doa ku terkaabul

Aku dapat bertemu denganmu lagi

Tapi apa yang terjadi

Kukira pertemuan yang sekejap rinduku terobat

Ternyata

Sakitnya lebih sakit dari sebelumnya

Hampanya lebih hampa dari sebelumnya

Sehingga air mata seakan tak terbendung

Ketika tiba waktunya perpisahan kembali

Hancurnya lebih hancur dari sebelumnya

Rasanya ingin mati bersama

Karna bersatu tak mungkin lagi

Derita lebih menderita dari sebelumnya

Apa hendak dikata

Suratan takdir menentukan demikian

Berbahagialah engkau kekasihku

Bersama orang yang membahagiakanmu

Barsamanya, bukan bersamaklu

Aku ikhlas, aku rela,

Doa restuku untukmu

Selamat jalan kekasihku

Kembalilah kepangkuan keluargamu

Air mataku turut mengiringimu.

Ujung penantian

Tujuh belas tahun kutahan rindu

Rindu terobat hanya sesaat



Tujuh belas tahun luka menyiksa

Luka terjahit tiada tertutup



Tujuh belas tahun hidup merana

Bahagia sebatas impian belaka



Tujuh belas tahun kehilangan diri

Hanya bayangan ku temui



Tujuh belas tahun mencari kasih

Kasih Bersua sebatas mimpi



Tujuh belas tahun jiwa menanti

Penantian berujung sudah

Namun tujuan sampai tak pernah

TERLIHAT TAK TERGAPAI

Hadirmu bagai pelangi

Datang sesaat lalu menghilang

Terlihat ada, indah berwarna

Untuk menggapai tiada cara

Datangmu bagaikan asap

Dekat terlihat disimpan tak dapat

Apa dayaku

Memilikimu takmungkin lagi

Kujalani hidupku

Kuterima takdirku

Tanpa cintamu

Tanpa kasihmu

Tanpa segalanya darimu

Hidupku hanya untuk hidup

Untuk yang memberi hidup

dan

Untuk yang harus hidup

Tapi bukan untuk yang hidup

Hidup ku bukan untuk ku

Karna hidupku tanpa dirimu

cinta yang terpenjara

Kita sama terkurung

Dalam Penjara yang berbeda

Tiada pintu , tiada jendela

Meski tiada tembok Penghalang

Jalan Keluar tak mungkin ada

Kita tak berdaya

Tak punya kuasa

Tak punya cara

Dan..............

Mungkinkah kita akan keluar ?



Rindu memang terobat sudah

Tak kan pernah ada Sembuhnya

Luka memang terjahit sudah

Namun tertutup tidakkan pernah

Parutnya tak mungkin dapat sirna



Darah mengalir tanpa warna

Tangisan tanpa suara

Desahan nafas hanya di rongga

Air mata mengalir tak lagi mencair



Sakit

Pedih

Perih

Rabu, 26 Januari 2011

puisi patah hati

perih

Dukaku memuja dunia dengan indah
Lukaku memahat ukiran sejati
Biar tak seorangpun tau bahwa
aku kecewa pada kisahku
yang membawa perih
Apakah aku insan yang tak tau diri?
Hingga menganggap cinta dengan hati
bukan dengan mata
Merasakan cinta dengan perasaan
bukan dengan logika
Bahkan aku sampai kehilangan akal sehat
hingga membuatku tenggelam
pada kehancuran
dan kegalauan hidup
Perih yang ku rasa seakan tak sanggup kujalani
Aku patah dengan segenap sayap-sayap palsuku
Aku mati dengan segenap nyawaku yang rapuh
Tapi, tak kan ku tangisi karna inilah takdirku
Aku harus terbiasa dengan duka
Karena luka adalah duka
Dan duka adalah aku.

Selasa, 25 Januari 2011

cinta tak sampai

saat aku melihatmu dalam asap putih
kau tersenyum indah dengan cahaya auramu
membawa tebaran bunga cinta jatuh dalam kelopak mataku
kau hipnotis aku dengan tebaran pesona wajahmu
akupun terjatuh dalam pelukan cinta yang tak ku mengerti

kau mulai memberikan tangan persahabatanmu
aku bergetar seakan aku tak mau ssekedar sahabat
aku ingin katakan namuan berat dan sesak didada
hanya senyuman dan gerakan kepala layak seorang yang bodoh

aku terdiam gila senyum tanpa sebab
meronta dan berharap ingin selalu denganmu
malam tak ada malam
siang tak ada siang
hati gundah gulana tanpa sebuah kepastian

saat aku bertanya pada hati yang aku tuju
kau telah memiliki cinta sebelum aku
aku sesak arah hidup hampir putus
kenapa aku tak kuasa mendengar cinta ini
cinta yang tak bisa aku miliki

ingin rasanya aku membunuh cintamu
tapi aku sudah tersenyum saat kau tersenyum bersamanya

Selasa, 12 Oktober 2010

puisi patah hati

enyahlah kau dari kehidupanku
pergilah kau bersamanya
dia yang mempunyai segalanya
bersenang-senanglah sepuasnya
biarkan aku disini menyendiri

kau sudah menjadi sampah kecil bagiku
yang tak dapat aku terima kembali
aku sudah hancur dibuatmu
kini biar waktu yang menentukan

jangan pernah kau kembali
dengan tangisan dan harapan
karena itu hanya sia-sia saja
aku muak akan semua tentangmu
biarkan aku sekarang menyendiri

wahai kau yang telah berpaling
aku akan katakan
kau adalah penghancur tujuanku untuk setia

Selasa, 23 Februari 2010

aku benci kamu

dulu aku tergila akan senyum manismu
bercahaya saat melihat sorot matamu
selalu aku terbuai akan semua perkataanmu
menusuk hingga menjatuhkan hatiku

aku selalu melamun di balik senyum manismu
lalu aku mencari arti cinta sebenarnya
mencari apa itu cinta, kasih dan sayang
aku ingin belajar semuanya
dengan belajar mencintaimu sebisaku

setelah aku bisa mencintai mu dengan kekurangan mu
aku bisa mencintaimu dengan apa adanya kamu
tapi kau malah sia-siakan itu
aku selalu mencari arti yang pergi
mencari cinta yang hilang

aku selalu menanti kau kembali
tapi kau buat cinta ini mati
mati, mati dan, mati
biarlah aku diam menatap kehampaan
dan mencoba mengembalikan sayap ku yang telah patah

Minggu, 14 Februari 2010

sahabat aku cinta

aku tahu kau tak pernah mencinataiku
aku tahu semua senyum itu bukan untukku
aku tahu kau datang hanya sebagai teman
dan aku tahu kau kasihan padaku

sekarang, disini, dan saat ini
aku tak akan pernah berharap lagi padamu
aku tak akan pernah tersenyum karena cinta
aku tak akan datang karena cinta
aku akn datang padamu sebagai temanku

maaf
maafkan aku telah lancang mencintaimu
maaf
maafkan aku telah melebihi cinta sahabat
maaf
bila hari ini dan esok aku belum bisa ada di hadapmu
karena aku belum bisa hilangkan cinta ini
aku sayang kamu sahabat
Old Post ►
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Copyright 2012 PUISI CINTA TERINDAH: puisi patah hati Template by Bamz | Publish on Bamz Templates