Tampilkan postingan dengan label Potret Kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Potret Kehidupan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Juli 2012

Demi Sebuah Pendidikan Mereka Menantang Maut

POTRET KEHIDUPAN

Bisa dibayangkan, betapa tingginya harapan mereka terhadap pendidikan dinegri ini. Apakah mereka sedang outbond training ? bukan ini adalah jembatan yang tinggal menyisakan kabel-kabel kecil untuk bergelantungan dan meniti, berani-sangat berani sekali mereka. Tidak nampak ada iming -iming hadiah untuk keberanian mereka ini seperti layaknya dalam kuis keberanian, tapi nyawa menjadi taruhan.


Ironi dalam sebuah negri, keberanian dan kejujuran anak-anak ini seolah ingin menampar para petinggi negri ini yang masih disibukkan untuk mengamankan posisi politik, sudah ada yang jadi tersangka saja nda ada sanksi bahkan pemecatan dari partai yang katanya anti korupsi. Bahkan presiden pun bingung, ngurusin rakyat apa ngurusin partainya. Bisa jadi kematian yang disebabkan kelalaian pemerintah ini jauh lebih banyak dibandingkan oleh ledakan bom teroris. Bayangkan saja tiap hari ada saja korban kecelakaan karena jalan berlobang, jembatan ambruk, pesawat jatuh dan banyak lagi. Belum lagi mereka yang kelaparan ataupun sakit yang tidak tertangani.

Mau sampai kapan anak-anak ini dikorbankan ? menjadi tumbal kerakusan pihak dan oknum yang lupa tanggung jawabnya. Saya membayangkan, jika anak-anak ini datang ke Lurah mereka atau ke Camat Mereka atau Bupati Mereka atau Gubernur mereka atau Presiden mereka, "sederhana saja pertanyaanya..apakah bapak atau ibu yang terhormat masih mampu memimpin kami, rakyat Indonesia ?"

Apakah mereka sendirian meniti jembatan ? apakah cuma ada di daerah mereka, maaf teman-teman kecilku, ada banyak temanmu di belahan negri ini yang bernasib serupa denganmu.

Bagi kita apa yang bisa kita lakukan ? jika kita menjumpai kondisi ini dan kita berada di daerah terdekat, lakukanlah langkah nyata, hubungi pemerintah setempat jika belum bergeming tulislah dan undanglah wartawan , kemudian buat alur donasi dan sumbangan dari kawan-kawan kita, suarakan di jejaring sosial. Hubungi NGO yang konsern dengan hal-hal ini terutama lembaga-lembaga amil zakat.

Lakukan yang terbaik yang kita mampu, yakinkan pada anak-anak ini dan anak-anak lain yang senasib, bahwa pendidikan sangat penting bagi mereka dan kita bersama-sama akan terus membersamai dengan usaha terbaik kita.

Keterangan Gambar :

Murid SD Negeri Cicaringin 3, Kecamatan Gunung Kencana, Lebak, Banten meniti kawat baja menyeberang Sungai Ciliman saat berangkat ke sekolah, Rabu (18/5/2011). Lambannya pemerintah membangun infrastruktur membuat mereka harus rela berjalan kaki sejauh enam kilometer pergi pulang untuk mencapai sekolah dan berisiko terjatuh ke sungai.


>>>>>>SUMBER<<<<<<

Kamis, 05 Juli 2012

Kalian manusia apa binatang

Bukan hal baru fenomena rebutan zakat makan korban, rebutan antrian BLT makan korban, atau rebutan daging qurban makan korban, yaitu suatu acara mulia penuh citra yang dilakukan para dermawan dengan mengumpulkan ratusan/ribuan orang dilapangan dan lalu ratusan/ribuan orang itupun berebut bagian hingga ada yang pingsan bahkan meninggal dunia. Mirip seperti seseorang yang memberi makan binatang-binatang peliharaanya yang kelaparan .

Sebuah potret kehidupan lagi, masih seputar acara mulia penuh citra itu, Tadi siang seperti yang diberitakan MetroTV, Sejumlah pelajar pingsan akibat berebut telur, susu, dan madu gratis di Lapangan Karebosi Makassar . Seperti inikah implementasi dari program Kemendiknas yang bernama Program Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) itu?

Moral
Menurut teori, moral merupakan bentuk ke-absolutan dalam kehidupan bermasyarakat secara utuh yang berisi nilai-nilai positif dalam kerangka bersosialisasi supaya manusia saling menghormati dan menghargai, dan moral merupakan sifat dasar yang diajarkan di setiap sekolah atau institusi pendidikan lainnya, dan dalam event bagi-bagi makanan itu dimana letak menghargai dan menghormatinya ? dan lalu apakah acara membagi-bagikan makanan atau uang dengan gaya binatang seperti tersebut diatas bisa dikategorikan bermoral atau beradab?

Jika kalian manusia, apakah tidak bisa memikirkan cara yang lebih manusiawi dan beradab dari mengumpulkan manusia dilapangan untuk membagi-bagikan makanan?

Jika kalian manusia , mengapa mau dikumpulkan dilapangan seperti binatang?


Kutipan dari Metrotvnews.com ,
Makassar - Sejumlah pelajar pingsan akibat berebut telur, susu, dan madu gratis di Lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (23/9). Mereka tumbang berdesak-desakan dalam kerumunan 20 ribu pelajar bersama orang tua.

Puluhan ribu pelajar berasal dari SD dan SMP di Makassar. Mereka memadati Lapangan Karebosi Makassar sejak pagi. Tujuannya, ikut serta dalam Program Anak Makassar Sehat dan Cerdas. Semestinya didampingi orang tua, siswa diberikan telur, madu, dan susu gratis.

Ketika Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mencanangkan program, sejumlah anak mulai terlibat saling dorong. Mereka berebut susu gratis dari panitia. Seketika anak-anak pingsan, sejumlah orang tua justru menyerbu panitia. Alhasil, tak sedikit siswa tumbang.

Rabu, 20 Juni 2012

Video Wanita Memukuli Bayi Umur 1 Tahun Dengan Sadis

gambar video wanita memukuli bayi
Video Wanita Memukuli Bayi - Di youtube disini : http://www.youtube.com/watch?v=KtB4LPGuUsQ sebuah video yang sekarang bikin heboh, terlihat disitu seorang wanita sedang memukuli bayi berusia ssekitar 1 tahun. Video wanita sadis memukuli bayi ini saat ini ramai diperbincangkan di dunia twitter, dan kebanyakan merasa prihatin dan miris menyaksikan adegan tersebut. Yang mana sebenarnya kejadian itu sudah terjadi sejak tahun lalu dan pelakuknya yang ternyata si Ibu dari bayi tersebut sekarang telah dihukum 18 bulan penjara oleh kepolisian Malaysia, ya wanita dan bayinya itu adalah orang Malaysia. Hal ini diketahui dari laman Facebook Polis Diraja Malaysia (Royal Malaysia Police). Kepolisian Diraja Malaysia rupanya menerima banyak keluhan dari warga mengenai video itu. Dan Kepolisian Malaysia memasang status atas kasus yang berkaitan dengan video itu pada Rabu (9/5/2012) sekitar 45 menit lalu, saat ditengok detikcom pukul 16.20 WIB.

Baik si wanita yang memukuli bayi maupun yang merekam video itu sama aja gilanya, yang merekam video tersebut mestinya mencegah atau melerai si wanita sadis tersebut...

Dalam video tak berjudul berdurasi 4 menit 19 detik itu, si perempuan terus memukuli bayi itu, kendati bayi itu sudah menangis kencang. Tak hanya dengan bantal, perempuan itu juga terlihat memukuli bayi dengan tangannya, di bagian kepala, muka dan kaki. Plak! Plak!

Bayi itu tengkurap, memakai celana dan baju cokelat, terlihat pampers menyembul dari bagian celananya. Sementara perempuan itu, bertampang Melayu, rambut awut-awutan dikuncir kuda menggunakan jepit, berkemeja lengan panjang motif garis-garis cokelat-hijau, dan bawahan hitam. Wajahnya hanya terlihat dari samping.

Perempuan itu memukuli sang bayi bak petinju yang memukulisand sack, bertubi-tubi. Tampak dia geram, dan meluapkan emosinya yang entah disebabkan oleh apa.

Bayi itu terus meraung-raung, merayap-rayap di atas kasur yang bersprei merah muda. Saat tangisan sudah reda, perempuan itu seakan tak rela. Memukul, entah muka, kepala, tangan atau kakinya hingga bayi itu menangis kembali. Perempuan itu juga mencubit muka, pantat, dan lengan.

Selama perempuan itu memukuli sang bayi, tampak bocah laki-laki berusia sekitar 4-5 tahun memakai celana dan kaos putih sambil memegang bungkus makanan ringan, serta bocah perempuan berusia sekitar 6-7 tahun memakai rok merah muda. Kedua bocah itu berdiri, melihat di pinggir kasur. Ada juga perekam video.
Sumber: news.detik.com

Semoga pemandangan memilukan itu bisa menjadi inspirasi positif yang bisa lebih menyadarkan para ibu yang suka kesal kepada anaknya, jangan cuma amu enaknya aja ketika ah...uh...memproduksi anak.... Ingatlah , perbuatan seperti itu dilaknat dunia akhirat dan akan membuahkan penyesalan tak terkira pada akhirnya.
Old Post ►
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Copyright 2012 PUISI CINTA TERINDAH: Potret Kehidupan Template by Bamz | Publish on Bamz Templates